Inovasi Akademik: Mahasiswa Ini Selesaikan Studi dengan Publikasi Ilmiah Terkreditasi SINTA 4
- Diposting Oleh Admin Web TBI
- Jumat, 29 November 2024
- Dilihat 197 Kali
Pamekasan – Fitriyatin Nafsiyah, mahasiswa berprestasi dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah, IAIN Madura, mencatatkan prestasi gemilang dengan menyelesaikan studinya melalui jalur publikasi ilmiah. Publikasi yang ia hasilkan berhasil masuk dalam jurnal terindeks SINTA 4, menjadikannya salah satu pionir dalam penerapan inovasi akademik di kampus.
Fitriyatin, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) IAIN Madura, menunjukkan bahwa peran aktif dalam organisasi tidak menghalangi prestasi akademik. Sebaliknya, ia membuktikan kemampuannya mengelola waktu dan tanggung jawab dengan baik. “Ini adalah salah satu bentuk kontribusi saya kepada akademik dan organisasi, sekaligus membuka jalan bagi mahasiswa lain untuk mengikuti langkah ini,” ungkap Fitriyatin.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Nina Khayatul Virdyna, M.Pd., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Fitriyatin. “Ia adalah contoh nyata mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga aktif di organisasi. Keberhasilannya ini merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan tim pembimbing,” ujar Nina.
Proses bimbingan Fitriyatin didampingi oleh Mulyadi, M.Pd., yang mengapresiasi ketekunan mahasiswanya. “Fitriyatin memiliki kemampuan analisis yang baik dan dedikasi luar biasa. Dengan pendekatan yang tepat, ia mampu menghasilkan artikel ilmiah berkualitas yang layak diterbitkan di jurnal bereputasi,” jelas Mulyadi.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Siswanto, M.Pd.I., turut memberikan apresiasi terhadap pencapaian ini. “Langkah Fitriyatin menunjukkan bahwa inovasi akademik berupa publikasi ilmiah dapat menjadi alternatif dalam penyelesaian studi. Ini sejalan dengan visi Fakultas Tarbiyah untuk terus mendorong mahasiswa menghasilkan karya-karya akademik yang relevan dan bermanfaat,” tutur Prof. Siswanto.
Senada dengan itu, Wakil Dekan I, Abd. Hofur, M.Pd., menambahkan bahwa jalur publikasi ilmiah merupakan bentuk pembuktian kualitas keilmuan mahasiswa. “Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan berkontribusi lebih luas melalui publikasi ilmiah,” katanya.
Pencapaian Fitriyatin menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Fakultas Tarbiyah IAIN Madura. Melalui inovasi ini, ia telah membuka peluang baru bagi mahasiswa lain untuk mengikuti jalur serupa, yakni menyelesaikan studi tanpa skripsi, melainkan melalui publikasi ilmiah berkualitas.