Peningkatan Kompetensi Dosen Tadris Bahasa Inggris IAIN Madura Menuju Smart Class
- Diposting Oleh Admin Web TBI
- Rabu, 2 Agustus 2023
- Dilihat 20 Kali
IAIN Madura – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, Program Studi Tadris Bahasa Inggris, IAIN Madura, menyelenggarakan program peningkatan kompetensi dosen. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para dosen dengan keterampilan dalam menerapkan pembelajaran efektif berbasis IT menuju konsep smart class.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Nina Khayatul Virdyna, M.Pd. menyampaikan bahwa transformasi digital dalam pendidikan merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari. "Kami ingin memastikan bahwa para dosen mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran sehingga menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan inovatif bagi mahasiswa," ujarnya.
Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, seperti penggunaan Learning Management System (LMS) dan Penggunaan SmartBoard, pemanfaatan aplikasi interaktif dalam pengajaran, serta strategi evaluasi berbasis digital. Selain itu, dosen juga diberikan pendampingan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis IT yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.
Beberapa hasil positif dari pelatihan ini antara lain peningkatan kemampuan dosen dalam menggunakan platform pembelajaran digital, pengembangan materi ajar berbasis multimedia, serta peningkatan efektivitas pengajaran dengan metode blended learning. Namun, tantangan seperti adaptasi terhadap teknologi baru dan kesiapan infrastruktur juga menjadi perhatian dalam implementasi konsep smart class ini.
"Kami optimis bahwa dengan adanya pelatihan ini, para dosen dapat lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis serta berbasis teknologi," tambah Nina Khayatul Virdyna, M.Pd.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan smart class di IAIN Madura, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di lingkungan kampus. Dengan adanya dukungan dari seluruh sivitas akademika, transformasi pembelajaran berbasis IT dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.